5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Sa'i di antara Safa dan Marwah

Kategori : Umrah, Tips, Haji, Ditulis pada : 03 Mei 2023, 09:49:51

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Sa'i di antara Safa dan Marwah - Sa'i di antara Safa dan Marwah adalah salah satu rukun dari ibadah Umroh dan Haji yang memiliki makna dan sejarah yang sangat penting bagi umat Islam. Sa'i sendiri artinya berjalan cepat atau berlari-lari kecil di atas bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

Namun, meskipun terlihat sederhana, sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan Sa'i agar ibadah tersebut benar-benar sah dan diterima oleh Allah SWT. Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 hal yang perlu diperhatikan saat melakukan Sa'i di antara Safa dan Marwah.

1. Berpuasa dan Menjaga Kebersihan

Berpuasa dan menjaga kebersihan adalah hal yang sangat penting saat melakukan Sa'i di antara Safa dan Marwah. Pertama-tama, berpuasa adalah salah satu cara untuk membersihkan diri secara spiritual dan mempersiapkan diri untuk beribadah. Selain itu, berpuasa juga bisa membantu menjaga konsentrasi dan fokus saat melakukan Sa'i. Saat berpuasa, kita diharapkan untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman selama beberapa jam. Hal ini dapat membantu kita lebih fokus pada ibadah dan menghindari gangguan dari rasa lapar dan haus.

Selain berpuasa, menjaga kebersihan juga sangat penting saat melakukan Sa'i. Kita diharapkan untuk memakai pakaian yang bersih dan rapi serta menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada Allah SWT serta menjaga kesehatan diri dan orang lain. Kita juga diharapkan untuk membawa tas atau wadah kecil untuk menampung sampah atau benda-benda kecil agar tidak mengotori lingkungan sekitar.

Terakhir, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat berpuasa dan melakukan Sa'i. Misalnya, hindari makan atau minum di tempat yang tidak sesuai atau tidak diizinkan, seperti di dalam masjid atau di area Sa'i. Selain itu, hindari juga membawa barang-barang berbau menyengat atau yang dapat mengganggu ibadah orang lain, seperti parfum atau minyak wangi yang terlalu kuat. Dengan menjaga kebersihan dan menghindari hal-hal yang dilarang, kita dapat memastikan ibadah Sa'i kita dilakukan dengan benar dan diterima oleh Allah SWT.

2. Berpakaian yang Tepat

Memilih pakaian yang tepat saat melakukan Sa'i di antara Safa dan Marwah juga merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Pakaian yang tepat akan membantu kita merasa nyaman dan mudah bergerak saat beribadah, serta menjaga kesopanan dan kehormatan dalam berpakaian. Selain itu, pakaian yang tepat juga dapat mempengaruhi konsentrasi dan fokus dalam melaksanakan ibadah.

Pada umumnya, pakaian yang dianjurkan saat melakukan Sa'i adalah pakaian yang longgar dan menutupi aurat. Pakaian longgar akan memudahkan kita dalam bergerak dan berlari-lari kecil di atas bukit Safa dan Marwah, sementara pakaian yang menutupi aurat akan menjaga kesopanan dan kehormatan dalam berpakaian. Selain itu, sebaiknya kita juga memilih pakaian yang terbuat dari bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat, sehingga kita tidak mudah merasa gerah atau tidak nyaman saat beribadah.

Ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat memilih pakaian untuk Sa'i. Pertama-tama, hindari memakai pakaian yang terlalu ketat atau terbuka, karena hal tersebut dapat menimbulkan kesulitan dalam bergerak dan juga dapat mengganggu orang lain yang sedang beribadah. Selain itu, hindari juga memakai pakaian yang terlalu mencolok atau berwarna terlalu terang, karena hal tersebut dapat mengalihkan konsentrasi dan fokus saat beribadah. Dengan memperhatikan pilihan pakaian yang tepat, kita dapat merasa nyaman dan fokus saat melaksanakan ibadah Sa'i di antara Safa dan Marwah.

3. Mengikuti Urutan Sa'i dengan Baik

Selain memperhatikan pakaian yang tepat, mengikuti urutan Sa'i dengan baik juga merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan saat melaksanakan ibadah di antara Safa dan Marwah. Urutan Sa'i yang benar adalah dimulai dari Safa, kemudian ke Marwah, dan kembali lagi ke Safa. Setelah itu, kita harus berjalan menuju Marwah dan kembali lagi ke Safa. Hal ini harus dilakukan sebanyak tujuh kali, sehingga secara keseluruhan kita akan berjalan sejauh kurang lebih dua setengah kilometer.

Dalam mengikuti urutan Sa'i yang benar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama-tama, perhatikan arah dan tanda-tanda yang diberikan, agar tidak tersesat atau salah jalur. Kedua, sebaiknya berjalan dengan tenang dan sabar, karena jalur Sa'i yang terkadang cukup padat dapat memicu rasa tidak sabar dan mudah marah. Ketiga, hindari melakukan hal-hal yang mengganggu orang lain, seperti berlari atau berbicara dengan keras. Selain itu, jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan di sekitar tempat ibadah.

Mengikuti urutan Sa'i dengan baik juga dapat mempengaruhi konsentrasi dan fokus dalam melaksanakan ibadah. Dengan berjalan dengan tenang dan sabar, kita dapat lebih mudah meresapi dan merenungkan makna dari ibadah Sa'i yang kita lakukan. Hal ini akan membantu kita dalam meningkatkan kekhusyukan dan penghayatan dalam melaksanakan ibadah di antara Safa dan Marwah.

4. Tidak Mengotori Tempat Sa'i

Seperti halnya di tempat-tempat ibadah lainnya, saat melaksanakan ibadah Sa'i di antara Safa dan Marwah, kita juga harus memperhatikan kebersihan dan tidak mengotori tempat ibadah tersebut. Sebagai seorang Muslim, kita seharusnya selalu menjaga dan merawat lingkungan sekitar kita, termasuk lingkungan tempat ibadah.

Untuk menjaga kebersihan di antara Safa dan Marwah, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama-tama, hindari membuang sampah sembarangan dan pastikan bahwa sampah yang kita hasilkan selama melaksanakan ibadah dibuang pada tempat yang sudah disediakan. Kedua, selalu jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar kita dengan tidak membuang sisa makanan atau minuman di tempat yang tidak semestinya. Ketiga, hindari merusak atau mencoret-coret bangunan di sekitar tempat ibadah.

Menjaga kebersihan di tempat ibadah bukan hanya tanggung jawab orang yang menjaga kebersihan di tempat tersebut, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai umat Islam. Oleh karena itu, dengan menjaga kebersihan di antara Safa dan Marwah, kita turut serta dalam menjaga kebersihan tempat ibadah dan membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk dilaksanakan ibadah.

5. Menghindari Perilaku yang Dilarang

Ketika melaksanakan ibadah Sa'i di antara Safa dan Marwah, ada beberapa perilaku yang sebaiknya dihindari karena dianggap dilarang atau tidak sesuai dengan adab beribadah. Pertama, hindari berbicara secara berlebihan atau mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di tempat suci seperti antara Safa dan Marwah. Kedua, hindari berlari-lari atau melakukan gerakan yang berlebihan yang dapat mengganggu orang lain yang sedang melaksanakan ibadah. Ketiga, jangan melakukan selfie atau mengambil foto di sekitar tempat ibadah karena dapat mengganggu orang lain dan dianggap kurang sopan.

Selain itu, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar ibadah Sa'i kita lebih berarti. Pertama, hindari merasa sombong atau berprasangka buruk terhadap orang lain yang sedang melaksanakan ibadah. Kedua, jangan menganggap diri kita lebih baik atau suci daripada orang lain, karena itu akan membuat kita menjadi terjebak dalam sifat sombong dan merendahkan orang lain. Ketiga, selalu ingat bahwa ibadah Sa'i ini adalah untuk mengingat kisah Nabi Ibrahim AS dan keluarganya, sehingga kita harus tetap menghormati dan menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam kisah tersebut.

Dalam melaksanakan ibadah Sa'i, kita harus selalu menghormati tempat suci dan menjaga adab dalam beribadah. Dengan menghindari perilaku yang dilarang dan tidak pantas, kita dapat lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah dan meraih keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga : 5 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menyiapkan Dokumen untuk Pendaftaran Umrah

Kesimpulan

Demikianlah, lima hal yang perlu diperhatikan saat melaksanakan ibadah Sa'i di antara Safa dan Marwah. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kita dapat melaksanakan ibadah Sa'i dengan lebih baik dan khusyuk. Selain itu, dengan menghindari perilaku yang tidak sesuai dengan adab beribadah, kita dapat menghormati tempat suci dan menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan keluarganya.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam melaksanakan ibadah Sa'i yang lebih bermakna dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id